Identitas
Buku
Judul Buku : Indonesia Menghadapi Ekonomi Global
Penulis : Boediono
Penerbit : BPFE Yogyakarta
Cetakan : Kedua, Agustus 2008
Tebal Buku : VIII + 96 halaman
Sinopsis
Indonesia Menghadapi Ekonomi Global
Globalisasi adalah bagian
dari proses sejarah umat manusia, tidak ada bangsa yang dalam sejarah berhasil
maju dengan menutup diri dari pergaulan dengan bangsa lain. Buku ini memberikan
gambaran umum mengenai makna dari globalisasi ekonomi, implikasinya bagi
Indonesia, bagaimana seharusnya sikap sadar kita dan agenda apa yang perlu
dilaksanakan untuk menghadapinya.
Bab 1 dalam buku ini
akan menggambarkan garis besar posisi Indonesia di antara negara-negara lain,
bagaimana kira-kira bobot Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia. Walaupun
Indonesia adalah negara kecil dalam konteks ekonomi global – peran langsung
Indonesia dalam percaturan ekonomi dunia tidak besar. Namun, ini tidak berarti bahwa kita tidak penting
dan kita harus puas hanya menjadi pelaku pasif dalam percaturan internasional.
Indonesia masih harus mengejar banyak ketertinggalannya bahkan di antara
negara-negara yang “sekelas” dengan kita.
Dalam Bab 2 mendalami
hakekat dari globalisasi dengan meletakkannya dalam konteks sejarah, pertama
dalam ribuan tahun dan kemudian dalam hitungan puluhan tahun terakhir.
Selanjutnya akan diinventarisasi malah utama-utamanya dan untuk salah satu
masalah tersebut, soal yang menyangkut stabilitas ekonomi dalam ekonomi global,
diberikan contoh-contoh kasus kongkrit yang diambil dari pengalaman. Kemudian
akan diakhiri dengan suatu sketsa agenda yang perlu di lakukan di dalam negeri
untuk dapat meraih manfaat sebesar-besarnya dan menekan risiko sekecil-kecilnya
dari globalisasi.
Kita tidak dapat
tinggal diam di forum internasional, sebab proses globalisasi berjalan terus
dan tidak menunggu kita. Apabila kita pasif, peluang baik bagi ekonomi kita
dapat hilang atau kita terpaksa harus menerima keputusan yang tidak sesuai
dengan kepentingan kita. Di sini pentingnya kemampuan diplomasi ekonomi yang
memadai. Oleh karena itu dalam Bab 3
dibahas secara khusus masalah diplomasi
ekonomi seperti bidang-bidang diplomasi, sasaran diplomasi. Dibuat sketsa
agenda diplomasi sambil me-review lembaga dan forum internasional yang penting
bagi kita beserta masalah diplomatik yang terkait dengan masing-masing.
Kemudian diakhiri dengan beberapa komentar mengenai pelaksanaan diplomasi yang
efektif yaitu dengan harus adanya agenda yang jelas, pendekatan yang realistis,
jalur komando yang jelas, dan personalia yang handal.
Bab 4 menutup buku ini
dengan menarik benang merah dari seluruh pembahasannya, bahwa globalisasi
adalah pedang bermata dua, ia memberikan manfaat dan sekaligus mengandung
risiko. Manfaat utamanya berasal dari proses penyebaran pertumbuhan ekonomi
antar bangsa. Risiko utama dari globalisasi adalah timbulnya ketimpangan dalam
pembagian manfaat tersebut, karena perbedaan dalam kemampuan dan kesiapan para
pesertanya. Sebagai pemain kecil dalam arena diplomasi, kita harus
pandai-pandai memainkan peranan kita, khususnya dalam menggalang kerja sama
atau aliansi dengan negara-negara yang kepentingannya sejalan dengan kita.
Kelebihan
Buku
Globalisasi akan
bersama kita dan dampaknya akan makin terasa bagi kehidupan kita sehari-hari,
di dalam buku ini mampu memberikan informasi mengenai globalisasi, permasalahan
yang ditimbulkan, implikasinya bagi Indonesia serta hal-hal yang perlu
diperhatikan untuk menghadapinya. Buku ini mengandung penilaian keadaan dan
interpretasi fakta yang bersifat subyektif dari penulis.
Kekurangan
Buku
Masih terdapat beberapa
kata yang sulit dimengerti dan susah dipahami bagi kalangan pemula. Kurangnya
ilustrasi dalam buku ini akan menjenuhkan para pembaca terutama bagi
orang-orang yang tidak suka membaca.

Buku berjudul "Indonesia MEnghadapi Ekonomi Global" ini sangat bermanfaat.
BalasHapusBuku ini memberikan gambaran umum mengenai makna dari globalisasi ekonomi, implikasinya bagi Indonesia, bagaimana seharusnya sikap sadar kita dan agenda apa yang perlu dilaksanakan untuk menghadapinya.